MELONJAKNYA HARGA SEJUMLAH BAHAN PANGAN DI TENGAH WABAH CORONA

Bawang putih mengalami kelonjakan harga paling tinggi di pasaran.

Bantul – Selasa (17/3) Harga sejumlah bahan pokok melonjak sepekan terakhir. Kenaikan tertinggi pada harga bawang putih. Berdasar data yang dihimpun dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional rata-rata harga nasional bawang putih pada pekan ini mencapai Rp.54.450/kg. Kenaikan harga sejumlah bahan pangan tersebut juga turut membuat beberapa bahan pangan seperti bawang bombay sulit ditemui dipasaran bahkan di supermarket besar. 

Beberapa pasar tradisional di Bantul, DIY menjual bawang putih dengan kisaran harga Rp.35.000/kg s.d Rp.40.000/kg. Tak hanya bawang putih, bawang merah juga mengalami kenaikan harga menjadi Rp.30.000/kg yang pada pekan lalu berkisar pada harga Rp.26.000/kg. Selain itu, telur ayam juga mengalami kenaikan harga sejak beberapa pekan terakhir menjadi Rp.25.000/kg.

Kenaikan sejumlah bahan pokok tersebut dikarenakan supply bahan pangan impor mulai dibatasi oleh pemerintah karena mulai munculnya kasus virus Corona di Indonesia.. Pedagang mengatakan bahwa bahan pokok dari pemasok sebenarnya tidak mengalami penurunan hanya saja harga yang ditawarkan melonjak tinggi dari biasanya. Menurut Sri, salah satu pedagang di Pasar Barongan Bantul kenaikan mulai terjadi beberapa pekan terakhir.

“Kenaikan harga bawang khususnya hampir terjadi setiap hari, mulai dari Rp.2.000/kg sampai ada juga yang naik Rp.5.000/kg. Sebenarnya kalau dari pedagang ambil untung ya segitu-segitu saja tidak ambil untung lebih. Tapi ini dari pemasoknya saja sudah mahal dan barang susah dicari jadi kami para pedagang juga susah mutar otaknya agar barang tetap laku terjual,”  ujar Sri yang ditemui dilapaknya.

Selain itu, cuaca yang tidak menentu juga menyebabkan para petani mengalami gagal panen yang menyebabkan pasokan bahan pangan menjadi berkurang atau bahkan menjadi sulit ditemui dipasaran. Biasanya bahan imporlah yang akan memenuhinya, tetapi karena muncul wabah Crona menyebabkan impor dibatasi sehingga kelangkaan dan kenaikan harga bahan pokok tidak dapat dihindari. Namun, Pemerintah sendiri telah menyatakan bahwa persediaan bahan pokok masih aman.

(Helda Herzusinta)

Posting Komentar

0 Komentar