CEGAH CORONA, UAD YOGYAKARTA KULIAH ONLINE SELAMA 2 PEKAN

UAD Yogyakarta alihkan perkuliahan melalui online selama 2 pekan

Yogyakarta – Sabtu (14/3) Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (UAD) resmi meliburkan mahasiswanya untuk menekan persebaran virus Corona melalui surat edaran yang diterbitkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Nomor : R.II/12/D.1/III/2020 Tentang Perkuliahan Terkait Tindakan Preventif Terhadap COVID-19 (Virus Corona). Pemberlakuan libur ini dilakukan selama dua pekan. 

Wakil Rektor Bidang Akademik UAD Rusydi Umar, S.T., M.T., Ph.D. menjelaskan bahwa aktivitas perkuliahan diliburkan terhitung sejak Senin, 16 s.d 28 Maret 2020 mendatang. Perkuliahan klasikal dan praktikum kemudian dilaksanakan secara online dengan e-learning UAD atau menggunakan platform lainnya seperti Google Classroom, Zoom, Youtube, Whatsapp Group, dsb. 

Tidak hanya di UAD saja yang telah melakukan kuliah online namun beberapa universitas di Yogyakarta juga telah meliburkan mahasiswanya untuk menghindari dampak virus Corona yang lebih besar. Tindakan yang diakukan inipun menuai pro-kontra dikalangan mahasiswanya. 

 “Tugasnya jadi semakin banyak, biasanya cuma dengerin dosen atau teman-teman presentasi sekarang semua diganti tugas dan waktu pengerjaannya dipersempit. Untuk kondisi yang seperti ini dirasa sudah efektif meskipun ada beberapa kendala seperti sinyal yang tidak stabil dan platform yang tidak memadai atau sulit diakses. Kalau disuruh milih online apa tatap muka ya jelas milih tatap muka,” ujar Iga salah satu mahasiswi Sastra Inggris UAD.

Berkaca pada kondisi saat ini, mungkin perkuliahan online yang diharapkan adalah pembelajaran daring bukan tugas yang diberikan secara berkala melalui online. Selain itu, seharusnya e-learning kampus juga perlu diperbaiki agar kegiatan perkuliahan tetap berjalan secara efektif meski tanpa tatap muka dan melalui satu platform resmi milik kampus saja.

(Helda Herzusinta)

Posting Komentar

0 Komentar