2
Maret 2020, 11:16:33 WIB | Penulis: Fitri Adinda Rizky
TIDAK
DAPAT DISANGKAL, kedai kopi kini tidak hanya dimanfaatkan sebagai pemenuh
kebutuhan kafein masyarakat, kini ia juga sudah mejadi tren. Demikian pula
segala aspek pendukungnya baik arsitektur, pelayanan, terutama produk yang
disajikan. Produk yang disajikan kini kian beragam. Kopi tak hanya dicampur
dengan susu, namun juga jus buah hingga bahan dapur. Please welcome, Coffee Mocktail.
Trend
Coffee Mocktail ini sudah banyak digandrungi oleh penikmat kopi di UK dan US
jauh sebelum masuk ke Indonesia, di Bandung, Minuman jenis ini dapat dijumpai
di Shoot Me In The Head Coffee
Bar & Roastery di Jalan Kemuning 16, Kota Bandung, Jawa Barat. Sedangkan
bagi yang berdomisili di Yogyakarta, minuman jenis ini pertama kali diusung
oleh sebuah coffee bar kecil ditengah kota bernapa Pretty Odd Coffee Bar yang
terletak pada Jalan Nogopuro No.35, Yogyakarta.
Di kedai kopi yang mengusung konsep natural slow bar, biji kopi yang
digunakan sebagai bahan dasar Coffee Mocktai adalah 100% Arabica dengan
campuran roast beans Gayo dan Jawa
Barat.
Owner Pretty Odd, Istiqlal Reza, memprediksi
sajian coffee mocktail akan menggantikan trend kopi kekinian seperti kopi susu
gula aren dengan boba karena semakin kesini, orang-orang akan semakin peduli
terhadap kesehatan mereka termasuk apa yang mereka konsumsi saat nongkrong
bersama teman atau kerabat.
“Sebenarnya konsep yang kami usung tidak
sepenuhnya baru karena sebelum masuk ke Indonesia, di UK dan US konsep ini
cukup banyak disajikan di kedai-kedai kopi disana. Nah konsep ini akan menjadi
pintu masuk para penggemar kopi yang mulai bosan dengan kopi susu atau para
penggemar kopi yang bosan dengan rasa kopi yang heavy”.
Sebagai menu andalan, Pretty Odd Coffee Bar
menawarkan sebiah menu yang memiliki judul panjang dan unik “Stop me If You
Think You’ve Heard This One Before” yang terinspirasi dari lirik lagu The
Smith. Minuman ini memiliki komposisi utama chilled brew dan cranberry juice.
Di kafe tersebut, pengunjung dapat menikmati
kopi sambil melihat langsung cara pembuatannya. Kopi-kopi itu diracik di bar
terbuka, sambil menikmati suasana rindang pepohonan di seberang kedai tersebut.

0 Komentar