![]() |
| Ifa Isfansyah dan Hanung Bramantyo membersamai Master Class di ruang AUVI ISI Yogyakarta, Selasa (3/3/2020). |
SLEMAN – Penutupan event Road to Indonesian Box Office
Movie Awards (IBOMA) 2020 diselenggarakan di ruang AUVI Fakultas Seni Media
Rekam Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Selasa (3/3/2020).
“Terhitung dari
tanggal 24 Februari hingga 3 Maret 2020,
event Road to IBOMA 2020 berlangsung selama 5 hari di 4 universitas berbeda
yaitu Institut Kesenian Jakarta, Universitas Indonesia, Universitas
Tarumanegara dan Institut Seni Yogyakarta sebagai penutup,” kata Nawang
Wulandari selaku Public Relation SCTV
merangkap panitia kegiatan.
Nawang mengatakan
bahwa event Road to IBOMA 2020
mengagendakan kegiatan penjurian terbuka dengan melibatkan 7 orang juri. Mereka
ialah Andhy Pulung (editor), Sheila Timothy (produser), Vino G. Bastian
(aktor), Maudy Koesnaedi (aktris), Darius Sinathrya (aktor & produser), Ifa
Isfansyah (sutradara & produser) dan Benni Setiawan (sutradara). Lebih
lanjut Nawang menjelaskan, IBOMA sendiri merupakan ajang penghargaan sebagai
wujud apresiasi SCTV terhadap insan perfilman Indonesia yang akan disiarkan
secara live pada 20 Maret 2020 pukul
21.00 WIB.
Nawang
menambahkan, selain penjurian terbuka,
screening 10 film Box Office Indonesia yang masuk nominasi menjadi agenda
utama dalam event Road to IBOMA 2020
ini. 10 film itu adalah Dilan 1991, Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan,
Dua Garis Biru, Danur: Sunyaruri, Habibie & Ainun, My Stupid Boss 2,
Perempuan Tanah Jahanam, Kuntilanak 2, Keluarga Cemara dan Gundala: Negeri Ini
Butuh Patriot. Mengingat faktor keterbatasan durasi kegiatan, screening kesepuluh film yang telah
disebutkan tadi dibagi menjadi 5. Jadi, disuguhkan screening 2 film per universitas.
Event Road to IBOMA
2020 di ISI berlangsung mulai pukul 08.30 WIB dengan screening film Habibie & Ainun sebagai sesi pembuka. Berlanjut
pada acara inti yaitu Master Class
yang dimulai tepat setelah break.
Pihak penyelenggara menghadirkan Ifa Isfansyah dan Hanung Bramantyo sebagai
narasumber untuk membersamai Master Class
yang mengusung tema “How to Be a Director for Film Industry”. Tak lupa
panitia memberi kesempatan bagi para peserta yang ingin bertanya langsung pada
kedua narasumber saat sesi tanya-jawab berlangsung. Selanjutnya, tepat pukul
16.30 WIB acara disambung dengan screening
film Keluarga Cemara yang sekaligus menandai penghujung acara.
“Dengan
menghadirkan insan perfilman Indonesia yang terdiri dari sutradara, produser,
aktor dan aktris, kami berharap agar ke depannya event ini dimaknai sebagai event
yang juga mengedukasi, bukan hanya acara
awarding semata,” pungkasnya.
(Salma Yasmin R)

0 Komentar