Berbagi Foto Unik di Museum 3D Bali, DMZ BALI

Bali terkenal dengan keindahan alamnya yang banyak memikat hati para wisatawan lokal dan mancanegara. Keelokan yang tetap terjaga dengan lestari sampai saat ini, menjadi bukti bahwa Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan. Selain destinasi wisata alam yang menarik, banyak obyek wisata unik yang wajib untuk didatangi. Berbicara tentang obyek yang unik, di Bali sudah banyak tempat yang tak kalah menariknya dengan wisata alamnya. Salah satu tempat itu adalah Museum tiga dimensi atau lebih dikenal dengan nama DMZ (Dream Museum Zone) Bali.

DMZ Bali yang terletak di jalan Nakula No. 33X, Legian, Kec. Kuta, Kab. Badung, Bali 80361 ini memiliki jumlah lukisan kurang lebih 120 buah dengan tema lukisan yang berbeda-beda. Untuk mengubah stigma masyarakat mengenai museum yang selalu dikaitkan dengan sejarah, maka dibuatlah sebuah obyek wisata dengan konsep yang berbeda dan lebih modern. DMZ Bali sendiri merupakan hasil kreasi dari seniman Korea yang telah lama berkecimpung di bidang trick art.

(Source: Google)

Saya pun dibuat penasaran oleh museum ini, karena banyak orang memuji-muji keindahan dari lukisan yang bisa “menipu” mata tersebut. Akhirnya ketika saya sedang berlibur ke Bali, saya memutuskan untuk mengunjungi tempat ini bersama keluarga. Kesan pertama saya ketika memasuki tempat ini adalah sungguh indah pastinya. Banyak lukisan-lukisan di kanan dan kiri yang ramai dengan pengunjung yang sedang berfoto. Karena itu lah kamera menjadi barang yang wajib dibawa ketika mengunjungi DMZ Bali.

Banyak sekali lukisan yang dapat diabadikan di museum ini, seperti lukisan tiga dimensi bergambar ombak, hiu, berseluncur, terperangkap dalam botol, dan masih banyak lagi. Selain lukisan-lukisan yang unik, terdapat salah satu tembok bergambar lukisan tiga dimensi yang menjadi ikonik di Bali, yakni bertema pura Goa Gajah di Gianyar. 

(Source: Google)

Tak ingin ketinggalan momen-momen di DMZ Bali, saya pun ikut berfoto di setiap lukisan yang disediakan. Untuk mendapat foto yang bagus, terdapat batas garis yang ditentukan untuk dapat mengambil foto seolah kita sedang berada di suasana tersebut. Staf yang ada di sana pun dengan ramah membantu saya mengambil foto, bahkan mereka juga tak segan mengarahkan pose saya untuk hasil foto yang lebih menarik.
(Foto: Adinda Paramitha)


(Foto: Adinda Paramitha)

Meskipun lukisan yang ada sangat variatif, namun harga tiket untuk masuk ke museum ini dapat terbilang cukup murah. Dengan harga mulai dari Rp 100.000, kita sudah dapat masuk dan menikmati keindahan lukisan-lukisan di DMZ Bali. Selain lukisan tiga dimensi yang menarik, DMZ Bali juga menyediakan tempat makan untuk para pengunjung yang lelah setelah asyik berfoto. Museum ini sendiri dibuka mulai dari jam 9 pagi hingga 10 malam WITA. 

Museum ini bisa dibilang terletak di daerah yang ramai, sehingga mudah untuk dicari dan dikunjungi. Rekomendasi saya jika kalian ingin datang ke DMZ Bali dengan keluarga adalah dengan menggunakan mobil, selain agar lebih efektif, juga di sini telah disediakan lahan parkir yang cukup luas. Tak lupa juga mengingatkan untuk para pengunjung agar tidak mengenakan alas kaki ketika memasuki museum ini, untuk menjaga perawatan kebersihan lukisan di DMZ Bali.

Terakhir, jika Anda pergi ke Bali pastikan tidak melewatkan obyek wisata satu ini. Segera tentukan jadwal untuk pergi berlibur ke Bali dan mengunjungi DMZ Bali dengan berbagai lukisan yang terlalu menarik untuk dilewatkan. Dijamin Anda tidak kecewa, terutama jika Anda memiliki hobi berfoto. (Adinda Paramitha).

Posting Komentar

0 Komentar