![]() |
| Suasana simpang Fakultas Teknik UNY tadi pagi yang terpantau macet karena banyak pengedara yang parkir sembarangan dan tidak mengindahkan APILL, Minggu 16/2 (Foto: Rani Bella) |
Kesadaran pengguna kendaraan menaati alat isyarat (APILL) di simpang Teknik Universitas Negeri Yogyakarta masih rendah. Hal itu terpantau pada 15 & 16 Februari 2020.
Dari pantauan dilapangan sabtu kemarin, terdapat masih ada pengendara yang tidak menaati APILL, banyak pengendara sengaja menerobos lampu merah yang seharusnya berhenti, hal tersebut kemacatan terjadi karena di dari arah yang berlawanan lampu sudah hijau.
“APILL ini sudah terpasang seminggu lebih, tapi masih banyak orang yang kurang menaati rambu-rambu lalu lintas, mungkin saja karena belum terbiasa. Tapi sekarang sudah cukup baik dari pada hari sebelumnya yang tidak teratur sama sekali” kata Reja selaku karyawan foto copy dekat persimpangan tersebut.
Selain itu walaupun APILL sudah aktif, tapi masih terdapat salah satu petugas yang berdiri di tengah memberikan isyarat kepada pengendara. Pada hari minggu juga dilapangan terdapat salah satu petugas kopolisian yang mengatur alur jalan kendaraan. Hal ini di karenakan pada hari minggu terdapat pasar Sunday morning, hal ini menyebabkan alat isyarat (APILL) tidak di patuhi pengendara dan parkir sembarangan di pinggir pasar.
"Kalau hari minggu memang disni macet, karenakan bayak yang jualan, parkir juga di pinggir jalan dan juga lampu APILL hidup tapi tidak dipakai, kalau mau mutar atau menyebrang harus jalan lurus terus sampai dapat tekongan yang di depan Plaza UGM” ungkapnya.
APILL diperempatan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang sering terjadi serta mengantisipasi terjadunya kecelakaan. Polisi (FH) yang bertugas diperempatan tersebut menyatakan ”masih ada beberapa pelanggaran, mungkin karena belum terbiasa nanti kedepannya sudah normal kembali” tuturnya. (Rani Bella).

0 Komentar