INOVASI PRODUK TEPUNG LOKAL, UPAYA PENGUATAN KETAHANAN PANGAN DALAM NEGERI



SLEMAN – Pangan menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi bangsa Indonesia. Apabila ditilik dari segi potensi ketersediaannya, sumber daya pangan di Indonesia sangatlah beragam. Keanekaragaman ini terdiri dari 100 jenis tumbuh-tumbuhan, umbi-umbian dan serealia sebagai sumber karbohidrat, 100 jenis kacang-kacangan, 250 jenis sayur-sayuran dan 450 jenis buah-buahan dan hewani. Sayangnya, pemanfaatan potensi sumber daya pangan di Indonesia masih belum optimal.

Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Guru Besar Bidang Ilmu Teknologi Pangan, Prof. Dr. Mutiara Nugraheni, S.T.P., M.Si. Ia menjelaskan bahwa pengembangan produk berbasis tepung lokal bisa digunakan untuk menguatkan ketahanan pangan dan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Upaya penguatan tersebut dilakukan melalui inovasi dan modifikasi produk berbasis tepung lokal.

“Inovasi pangan terus dibutuhkan sebagai upaya pengembangan produk dengan melakukan modifikasi proses sehingga dihasilkan produk halal, bernutrisi, diterima konsumen, aman dan berdampak positif bagi kesehatan orang yang mengkonsumsinya,” kata Mutiara dalam Pidato Pengukuhan Guru Besar yang dibacakan pada Rapat Terbuka Senat di Ruang Sidang Utama Rektorat UNY, Sabtu (15/2/2020). Mutiara Nugraheni sendiri merupakan Guru Besar UNY ke-150.

Mutiara mengatakan, inovasi pengembangan produk dengan memanfaatkan tepung lokal baik tepung alami maupun hasil modifikasi berdampak pada penguatan ketahanan pangan. Lebih lanjut Mutiara menjelaskan, inovasi produk berbasis tepung lokal menjadi salah satu alternatif pilihan makanan yang halal, bernutrisi dan berdampak positif bagi penguatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.

“Inovasi pangan yang dilakukan harus berorientasi dan berdaya saing global tanpa tercabut dari akarnya, yaitu selalu berpijak pada kearifan potensi lokal Indonesia sehingga minimal kita dapat menempatkan pangan berbasis potensi lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” pungkasnya.
 (Salma Yasmin Reyhanah).

Posting Komentar

0 Komentar