![]() |
| Hujan angin meruntuhkan dinding Stadion Kridosono. Yogyakarta, Sabtu (15/02/20) (Foto: Dilah) |
Yogyakarta – Hujan lebat dan angin kencang meruntuhkan dinding Stadion Kridosono pada Jum’at (14/02) sore. Diperkirakan kejadian berlangsung sekitar pukul 14.00-15.00, beruntung tidak terdapat korban jiwa. Kurang lebih sepanjang 20 meter tembok sisi timur stadion ambruk akibat angin kencang sore itu. Sebelum dinding roboh, tinggi tembok mencapai 4 meter namun kini tersisa 2 meter saja. Salah satu penjaga Stadion Kridosono mengatakan robohnya tembok terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. “Kejadiannya sekitar 14.30-an, untung saja disebelah timur tidak ada orang”.
Pemilik angkringan diseberang jalan sisi timur Stadion menjelaskan tak ada aktivitas apapun disekitar saat peristiwa terjadi. Ia mendengar suara hantaman keras hingga mengecek keluar dan mendapati reruntuhan tembok akibat angin kencang. Biasanya sisi timur Stadion yang beralamat lengkap di Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta ini digunakan para pengendara untuk parkir sejenak.
![]() |
| Puing reruntuhan tembok Stadion Kridosono |
Selain tembok, terdapat 5 pohon tumbang dalam stadion. Antara lain 3 pohon disisi utara gawang, satu di sisi selatan, dan satu di sisi timur. Hingga satu hari setelahnya (15/02) terpantau belum ada langkah dari pihak yang bersangkutan untuk menindaklanjuti. Puing reruntuhan masih berserakan sama dengan saat kejadian. Dampak hujan badai tidak hanya terjadi pada Stadion Kridosono, namun juga berdampak dibeberapa titik lain. Seperti area parkir RS Bethesda, Pasar Beringharjo, Pohon Tumbang di jalan Magelang, dan lainnya. (Isradilah)


0 Komentar