![]() |
| Display Bulk Store Peony Eco House Yogyakarta |
Tahukah kamu kantong plastik lahir kedunia pada tahun 1959 akibat dari keresahan Sten Gustaf Thulin yang khawatir dengan hutan yang semakin gundul karena penebangan besar-besaran oleh pabrik pembuat kantong kertas. Ilmuan asal Swedia tersebut rutin mengantongi lipatan kantong plastik di sakunya untuk berjaga-jaga bila di butuhkan untuk wadah belanjaan. Dinilai praktis dan dapat dipakai berulang kali menjadikan Thulin optimis temuannya akan sangat berguna untuk menjaga keberlanjutan alam. Namun sayangnya, manusia masa kini yang maunya serta instan tidak pernah mensyukuri nikmat plastik yang Thulin titipkan. Alasan kenyamanan, kesempurnaan, kepraktisan, kemudahan plastik membuat kita lupa dan selalu buang sekali pakai.
Penumpukan sampah plastik diseluruh dunia yang tidak pernah berkurang memunculkan kekhawatiran tersendiri untuk pecinta lingkungan. As you know, sampah plastik sulit didaur ulang dan butuh ratusan tahun untuk mengurai alami. Solusi praktisnya, kini banyak yang kembali beralih ke kantong kertas dan kantong kain yang dinilai lebih ramah lingkungan. Padahal dua jenis kantong tersebut justru memiliki dampak yang lebih buruk terhadap lingkungan. So, what should we do?
Semua produk keluaran pabrik mayoritas memakai kemasan plastik dan kita sebagai pembeli mau tidak mau membeli produk beserta kemasannya sehingga menyisakan sampah plastik. Sampai dititik ini, bulk store menjadi alternatif yang menjanjikan sebagai solusi untuk mengurangi penggunaan plastik secara signifikan. Bulk store sendiri merupakan toko grosir yang menjual produk dalam jumlah dan ukuran besar namun tidak dijual dalam kemasan plastik. Pembeli harus datang secara langsung dengan membawa wadah sendiri atau meminjam dari toko.
Diberbagai belahan dunia termasuk Indonesia sudah banyak ditemukan toko jenis bulk store ini. Di Yogyakarta sendiri hadir untuk yang pertama bulk store bernama Peony Eco House yang beralamat di Jl. Sitisonyo, Pogung Kidul, Sinduadi, Mlati, Sleman. Didirikan Juni 2019 oleh empat sekawan (Dwi, Yudha, Septyo dan Ristina), Peony Eco House hadir sebagai jawaban atas keresahan pemilik seperti penuturan Mbak Dwi kemarin saat dihubungi “Dari diri sendiri memang ingin belajar hidup minim sampah, kita pasti tahu tentang pilah sampah dan tempat akhir sampah kita (TPS atau TPA) tapi disisi lain harusnya bisa dicegah untuk penggunaan sampah itu sendiri (kemasan plastik misalnya). Di Jogja sudah banyak yang menerapkan zero waste lifestyle tapi belum ada wadah pendukungnya, maka kami anggap ini sebagai kesempatan emas. Kenapa gak buka aja? Kan belum ada di Jogja”. Membawa wadah sendiri dari rumah pasti akan mendatangkan banyak keluhan pelanggan menjadi antisipasi resiko tersendiri saat memutuskan usaha bulk store. Meskipun demikian, “… dengan bawa wadah sendiri juga mereka (pelanggan) bisa me-manage apa yang diperlukan dirumah dan berapa biaya kira-kira yang dikeluarkan. Ini sangat berguna buat temen-temen yang ingin belajar lebih rapih mengatur keuangan.” tambah mba Uwie sapaan akrabnya.
Meskipun membawa wadah sendiri, tata cara pembelian tetap sesuai standar pengukuran yang mana apapun wadah yang dibawa akan ditimbang terlebih dahulu untuk kemudian diisi produk yang dibeli sesuai kebutuhan sehingga kuantitas yang diterima sesuai permintaan tanpa kurang atau lebih. Selain sehat untuk lingkungan, Peony Eco House juga berkomitmen sehat untuk tubuh yakni menjaga kualitas produk yang dijual dengan memperhatikan nilai mutu tinggi langsung dari para petani organik sekitar Jogja dan Jawa Tengah yang sudah bermitra. Adapun produk yang ditawarkan meliputi berbagai produk rumah tangga seperti beras, minyak, bumbu dapur, cemilan sehat, bodycare, zero waste kit, houseware, kacang-kacangan hingga menspad.
Organik tidak selalu mahal. Itulah misi kedua Peony Eco House. Dengan menerapkan harga pergram membuat siapa saja mampu membeli produk mereka disesuaikan dengan kebutuhan. Maka dalam hal ini, mahasiswalah yang menjadi segmentasi primer yang diharapkan menjadi agent of change dalam memulai gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. Peony Eco House berharap perilaku baik yang ditanamkan sejak muda akan terus berlanjut sampai tua dan di Peony-lah tempat untuk memulai. Hukum berbuat baik adalah berat namun tidak mustahil. Zero waste adalah kebaikan yang berat namun tidak mustahil dilakukan. Paksakan, rutinkan, biasakan, budayakan dan wariskan. Bring Your Own Jar and Bag! Reuse It!
(Henik Tri Rahayu)

0 Komentar