![]() |
| Hindia sedang membawakan lagu pada album “Menari dengan Bayangan” pada Tur Bayangan Jogja 2020 di Pendhapa Art Space (12/02/20) |
Rabu (12/02/20) giliran Yogyakarta kedatangan Tur Bayangan Hindia 2020 bertempat di Pendhapa Art Space. Dengan mengusung tagline ‘Seluruh Hatiku Untukmu Yogyakarta’, Hindia sukses membuat penonton terbawa suasana.
Yogyakarta merupakan salah satu dari 5 kota yang telah menggelar Tur Bayangan di Pulau Jawa selama bulan februari, dalam rangka mempromosikan album perdana Hindia yang telah rilis pada 29 November 2019 berjudul ‘Menari dengan Bayangan’. Konser Tur Bayangan ini hanya menyediakan tiket terbatas, agar penonton yang datang dapat merasakan kedekatan dengan Hindia serta Lomba Sihir, sebutan bagi band pengiring Hindia. Seperti yang telah disampaikan oleh Baskara Putra/Hindia pada akun sosial medianya, Tur Bayangan akan memiliki konsep berbeda-beda di tiap kota yang dikunjungi. Lima titik tur berbeda dikepalai oleh kelima anggota Lomba Sihir. Mengusung tagline ‘Seluruh Hatiku Untukmu Yogyakarta’ yang dikepalai oleh Rayhan Noor, bahwa pada Tur Bayangan Jogja akan ada satu lagu yang diulang sebanyak 2 kali, karena menurut Rayhan Noor yakin itu merupakan satu-satunya cara agar set menjadi sempurna.
Pada Tur Bayangan Jogja penonton beserta Hindia dan Lomba Sihir kompak menggunakan dresscode serba hitam. Konser baru dimulai pada pukul 7 malam, dibuka dengan penampilan dari Rubah di Selatan, band asal Jogja. Selanjutnya, giliran solois Aldrian Risjad yang meramaikan pertunjukkan. Memasuki pukul 8.30 malam, Hindia bersama Lomba Sihir mulai naik ke atas panggung. Lagu pertama yang mereka bawakan adalah ‘Untuk Apa / Untuk Apa?’. Lalu pada giliran lagu ‘Secukupnya’ dibawakan dalam 2 format secara berurutan. Pertama, ‘Secukupnya’ dibawakan dalam format akustik. Selanjutnya, kembali dibawakan dalam format full band.
Selain membawakan seluruh lagu pada album ‘Menari dengan Bayangan’, Hindia juga membawakan lagu-lagu lain ke dalam setlist, yaitu 2 lagu ciptaan Rayhan Noor yang berjudul ‘I’ll Be Around’ dan ‘Sweet Cherry Sunrise’, serta lagu ‘Tidak Ada Salju di Sini part 1’ dan ‘Tidak Ada Salju di Sini part 4’. Dipertengahan konser, Hindia sempat mengajak salah satu penonton naik ke atas panggung untuk berbincang santai mengenai pengalaman diselingkuhi dan setiap break selalu mengajak bercanda penonton. Hindia juga selalu mengingatkan para penonton agar tetap menjaga orang-orang disekitarnya. “Jadi kawan-kawan, kalo kelihatan disekitarnya ada yang mukanya pucet gitu, diperhatiin ya. Kita harus jaga satu sama lain. Oke?” ujar Hindia.
Konser Tur Bayangan Jogja berakhir sekitar pukul 10 malam, ditutup dengan lagu ‘Evaluasi’. Terlihat penonton sangat antusias setiap menyanyikan lagu yang dibawakan oleh Hindia. Permainan lighting yang keren menyempurnakan Tur Bayangan Jogja malam itu. Dan penonton juga meninggalkan tempat konser dengan tertib. (Nur Yasmin Lis Z. C.).

0 Komentar