![]() |
| Masyarakat Yogyakarta rayakan Hadeging Kadipaten Pakualaman dalam acara Jogja Ngepit Gayeng |
Yogyakarta - Minggu, 9 Februari 2020 sebanyak 1500 peserta turut serta dalam acara Jogja Ngepit Bareng guna memeriahkan Hadeging Kadipaten Pakualaman ke 214 tahun Jawa. Acara yang berlokasi di Alun Alun Sewandanan Pakualaman ini dimulai pukul 07.30 tepat dan dipadati oleh peserta yang serempak menggunakan baju berwarna kuning cerah. Rute yang ditempuh melalui dalam Kota Yogyakarta sejauh 17 km, rata rata peserta menempuh 1 jam perjalanan untuk kembali ke lokasi. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan menyanyi, dance, joget bareng, pembagian doorprize, serta suguhan stand makanan dari kelompok Usaha Kecil Menengah yang ada di Yogyakarta .
Jogja Ngepit Bareng diikuti oleh masyarakat dari berbagai lapisan, TNI, Polri, serta keluarga dari Sri Paduka Pakualaman. Peserta harus mendaftar secara berkelompok dengan tujuan merekatkan kebersamaan antar kelompok itu sendiri. Acara yang diikuti sekitar 1500 orang ini melibatkan peserta dari berbagai daerah di Yogyakarta, serta turut serta dimeriahkan oleh peserta dari luar Yogyakarta seperti Klaten dan Magelang. Peserta tetap antusias mengikuti jalannya acara hingga akhir.
Menurut KRT Radyo Wisroyo selaku panitia acara, rangkain acara Hadeging Kadipaten Pakualaman ke 214 tahun Jawa diadakan sebagai rasa syukur bersama masyarakat. Selain acara Jogja Ngepit Gayeng, sebelumnya juga telah diselenggarakan berbagai acara yang dimulai sejak awal Januari lalu, meliputi lomba macapat, literasi tulisan jawa, mewarnai, melukis, tari, bakti sosial, dan ditutup dengan Jogja Ngepit Bareng ini.
Selain untuk merekatkan kebersamaan antara warga maupun warga dengan keluarga Pakualaman, dalam acara rutin yang diselenggarakan tahunan kali ini juga melibatkan generasi muda untuk turut serta dalam kepanitiaan. "Dalam acara ini juga melibatkan panitia dari generasi muda, seperti dari SMKI dan karang taruna agar tau akan budaya kita", pungkas KRT Radyo Wisroyo. (Annisa Putri).

0 Komentar