Konsep Baru Diskusi Kepenulisan

Dua penulis didikan Mojok.co, Agus Mulyadi (kanan) dan Iqbal Aji Daryono (kiri) menjadi terdakwa dalam pengadilan penulis yang digelar Sabtu (8/2) lalu.


Yogyakarta – Penuntut umum Harius Salim esais asal Yogyakarta, mendakwa Agus Mulyadi dan Iqbal Aji dengan sembilan dakwaan sekaligus. Isinya berupa tuduhan seputar perjalanan karir kedua penulis tersebut selama aktif berkecimpung di dunia kepenulisan.

Pengadilan yang dimaksudkan di sini merupakan konsep baru dari diskusi atau talkshow kepenulisan yang selama ini terasa menoton. Langkah ini disambut baik oleh salah satu terdakwa.

“Biasanya acara talkshow isinya hanya puja-puji, proses kreatifnya, bagaimana cari idenya. Tapi, semoga ini menjadi satu terobosan,” tutur Iqbal Aji saat membuka sesi jawab.

Selama proses sidang berlangsung, keduanya secara taktis bergantian menyanggah satu persatu dakwaan yang diberikan. Latar belakang Iqbal Aji yang merupakan mantan supir truk, dan Agus Mulyadi mantan penjaga warnet menjadi bahan perbincangan sepak terjangnya di dunia kepenulisan.

Namun, karena ketaktisannya itu, dakwaan yang menyebut kedua penulis tidak memiliki komitmen kepada masyarakat sosial yang nyata, berhasil disanggah dengan piawai.

“Bukan kewajiban kami untuk meningkatkan dunia literasi, apa yang bisa diharapkan dari mantan penjaga warnet dan supir?” terang Agus Mulyadi.

Walaupun pengadilan berlangsung dengan penuh banyolan, tetap ada pesan yang dibawa oleh kedua penulis tersebut. Seperti pada pembahasan mengenai gaya tulisan kedua penulis, yang dinilai terlalu banyak bercanda, tidak serius, dan sensitif, mereka memberi penjelasan yang membangkitkan kesadaran.

“(Tulisan) candaan seringkali hanya sebagai gimik. Tetap ada pesan yang disampaikan,” jelas Iqbal Aji. “Tugas seorang penulis bukan semata-mata harus mengubah tatanan sosial, tetapi yang paling utama adalah dibaca,” imbuhnya.

Pengadilan penulis merupakan salah satu rangkaian acara pameran buku bertajuk Perang Cinta yang berlangsung 24 Januari – 16 Februari 2020. Berlokasi di samping Penerbit Andi tepatnya di Jalan Beo No. 38-40 Demangan Baru, Yogyakarta.

Pameran ini diusung atas kerjasama Penerbit Andi dengan Pameran Buku selaku event organizer. Tidak hanya mengadakan pameran buku, tetapi juga terdapat diskusi-diskusi menarik, dan beragam lomba bagi anak-anak sekolah. (M. Firdaus Al Hakim).

Posting Komentar

0 Komentar